HealthcareUpdate News

Angka Kematian Bayi Masih Tinggi, Menkes Ungkap Tiga Bayi di Indonesia Meninggal Tiap Jam

Angka kematian bayi di Indonesia masih memprihatinkan, dengan Menteri Kesehatan mengungkap rata-rata tiga bayi meninggal setiap jam, kondisi yang menjadi ancaman serius bagi target Indonesia Emas 2045.

Angka kematian bayi di Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah besar pemerintah, setelah Menteri Kesehatan mengungkap fakta mengkhawatirkan bahwa rata-rata tiga bayi meninggal dunia setiap jam.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyoroti masih tingginya angka kematian bayi di Indonesia sebagai tantangan serius dalam pembangunan sumber daya manusia. Kondisi ini dinilai dapat menghambat upaya mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan generasi unggul dan berdaya saing tinggi.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, kematian bayi masih banyak terjadi pada periode awal kehidupan, terutama pada masa neonatal atau 28 hari pertama setelah lahir. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari komplikasi saat persalinan, berat badan lahir rendah, infeksi, hingga keterbatasan akses layanan kesehatan yang memadai, khususnya di daerah terpencil.

Menkes menegaskan bahwa kematian bayi tidak hanya menjadi isu kesehatan semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan anak, status gizi, hingga kondisi sosial ekonomi masyarakat. Upaya pencegahan perlu dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan layanan antenatal, persalinan yang aman, hingga pemantauan kesehatan bayi secara berkelanjutan.

Selain itu, penguatan peran fasilitas kesehatan tingkat pertama seperti puskesmas dan posyandu dinilai krusial untuk mendeteksi risiko sejak dini. Edukasi kepada ibu hamil dan keluarga juga menjadi kunci agar tanda-tanda bahaya pada bayi dapat dikenali lebih cepat dan ditangani secara tepat.

Pemerintah pun terus mendorong berbagai program strategis untuk menekan angka kematian bayi, termasuk peningkatan kualitas tenaga kesehatan, pemerataan fasilitas medis, serta penguatan sistem rujukan. Menkes menekankan bahwa keberhasilan menurunkan angka kematian bayi akan sangat menentukan kualitas generasi masa depan Indonesia.

Read More   Beautiverse Bali Ajang Pertemuan Pecinta Beauty & Wellness

“Jika kita ingin mencapai Indonesia Emas 2045, maka keselamatan ibu dan bayi harus menjadi prioritas utama. Setiap bayi yang lahir memiliki hak untuk tumbuh sehat dan selamat,” ujar Menkes.

Back to top button